Ternyata untuk jadi guru profesionalisme jalannya sangat panjang,
udah harus kumpulkan porto folio, itupun harus antri kouta, masih harus nunggu hasil, bahkan harus ikut diklat kalau tidak lulus, yang luluspun harus diklat dua hari, dan ini untuk Wisuda aja harus nunggu dan diundur beberapa kalai, dan insya Allah besuk tanggal 5 Desember 2009 baru dilaksanakan, itupun harus nunggu pemberkasan pencairan dana, terus harus 24 jam mengajar ( tapi apa mungkin terpenuhi kalau harus sesuai mapel) padahal rasionya udah tidak cukup, atau harus mengorbankan yang belum sertifikasi, terus kalau nanti udah sertifikasi semua mau cari jam kemana? tapi koq ya pemerintah masih mengangkat guru baru terus. Mbok yao pemerintah tidak harus memamaksakan mengajarar 24 jam penuh, bukankah tugas guru tidah hanya di depan kelas, banyak lho yang tugas diluas kelas lebih banyak menguras energi, dan sama sama berperan dalam proses pedidikan pembelajaran, semisal kurikulum, kesiswaan, wali dan ekstra. Ataukah ada yang tidak rela kalau guru dapat tunjangan dengan lancar.
Ya Allah, iklaskanlah pengabdianku di dunia pendidikan ini, jangan engkau jadikan sertifikasi ini sebagai sesuatu yang mengurangi keiklasan kami, dan kalau itu adalah bagian rizki kami, permudahkanlah,
May 2012 M T W T F S S « Jan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31